/* Loading Page */ .QOverlay { background-color: #000000; /* background color loading */ z-index: 9999; } .QLoader { background-color: #CCCCCC; /* color bar loading */ height: 10px; } .QAmt { color:#FF530D; /*loading Color number*/ font-size:50px; font-weight:bold; line-height:50px; height:50px; width:100px; margin:-60px 0 0 -50px;}

Kamis, 30 Mei 2013

Kata Mutiara Persahabatan

Ketika kamu menyakiti sahabat, mereka pasti maafkanmu, tapi mereka sulit tuk maafkan apa yg telah kamu lakukan pada dirimu sendiri.

Sahabat adalah seseorang yg kamu temukan banyak persamaan dengan dirimu, namun tetap menghargai segala perbedaan yg ada.

Sahabat adalah mereka yg berani menegurmu ketika kamu melakukan salah. Mereka yg ingin kamu menjadi pribadi yg lebih baik.

Sahabat butuh kepercayaan, sesuatu yg mudah tuk dimiliki namun juga sangat mudah tuk pergi. Jadilah sahabat yg JUJUR & SETIA.

Sahabat adalah mereka yang selalu ada tuk mengingatkan ketika cintamu pada seseorang tengah dimanfaatkan.

Sahabat adalah mereka yang tahu bahwa ada kesedihan dalam dirimu ketika seluruh dunia percaya dengan senyum di wajahmu.

Persahabatan mengajarkan kebersamaan. Tanpa memiliki seorang sahabat, semua orang pasti merasa sepi sendiri.

Bersaing dengan sahabat itu wajar, tetapi harus tetap saling menghormati, menghargai, dan mendukung, bukan saling menjatuhkan.

Hanya karena sahabatmu selalu ada saat kamu membutuhkannya, bukan berarti kamu harus mencarinya setiap ada masalah.

Seorang teman akan memberimu motivasi. Seorang sahabat akan selalu disampingmu dan menghadapi apapun bersama denganmu.

Memiliki sahabat yang baik akan memberimu pengalaman yang baik. Bersahabatlah bukan karena melihat siapa mereka.

Sahabat adalah mereka yg saling memahami, percaya, berbagi, dan memaafkan. Mereka yg selalu setia melalui saat baik dan buruk.

Hidup ini penuh cobaan dan rintangan, kamu tak akan bisa menghadapi sendirian, oleh sebab itu sahabat selalu mengulurkan tangan.

Sahabat adl mereka yg bs kau ajak utk berbagi tanpa menghakimi. Mereka yg percaya padamu & mendoakan yg terbaik bagimu.

Sahabat yang baik tidak akan meminta sahabatnya menjadi orang lain. Tetapi sahabat yang baik akan menerima sahabatnya apa adanya.

Jangan hancurkan persahabatan hanya karena perbedaan pendapat. Tak ada pertengkaran yang lebih penting daripada persahabatan.

Menyenangkan memiliki seorang sahabat yang mampu buatmu tersenyum, meski dia sedang tak berada di sampingmu.

Hal yang paling indah dari persahabatan adalah memahami dan dipahami.

Banyak cobaan hidup yg membuatmu meneteskan air mata, namun ada kalanya bukan karena sedih tapi karena sahabat slalu ada untukmu.

Sahabat yang paling baik, ialah sahabat yang paling berani memberi nasehat.

Dalam persahabatan, kamu tak butuh seseorang yang mampu menarik perhatian banyak orang, kamu hanya butuh dia yang SETIA.

Bahagia adalah ketika kita memiliki sahabat yang mau mendengarkan, memberi saran, dan mengingatkan. Terima kasih, sahabat.

Menyenangkan memiliki seorang sahabat yg tahu segalanya tentangmu, bukan karena kamu terus mengingatkannya, tapi karena dia peduli padamu.

Sahabat adalah mereka yang mau mendengar cerita meski tak mengerti, mau membantu meskti tidak tahu.

Dalam persahabatan, jangan biarkan ego menjauhkan dua hati yg saling menyayangi. Jangan kehilangan sahabat hanya karena menolak komunikasi.

Ketika sepasang sahabat menjadi kekasih, itu ketulusan. Ketika sepasang mantan kekasih menjadi sahabat, itu kedewasaan.

Sahabat adalah orang yang berani untuk membangunkan kita dari mimpi dan berani berlar bersama menggapai mimpi itu.

Sahabat adalah orang yang kamu butuhkan dalam hidup ini. Mereka adalah orang yang juga membutuhkanmu dalam hidup mereka.

Tak ada yang sempurna, begitu juga sahabat. Mereka pasti lakukan salah, tapi kamu selalu temukan sebuah alasan tuk maafkan mereka.

Terkadang, masalah timbul dalam persahabatan. Namun, persahabatan sejati akan bisa mengatasinya, dan tumbuh bersamanya.

Jangan pernah memandang rendah arti persahabatan, karena dalam hidup ini kamu tak akan mampu melangkah seorang diri tanpa sahabat.

Meski bersahabat, kalian tak harus selalu bersama. Miliki waktumu sendiri. Tapi jangan lupakan sahabat ketika kalian telah menemukan cinta.

Sahabat adalah seseorang yang selalu ada disampingmu, yang sabar mendengarkan keluh kesahmu, dan bersedia menemanimu menjalani hidup.

Sahabat sejati ialah orang yang tetap menyayangimu meskipun ia telah mengenal segala kekuranganmu.

Sahabat sejati adalah mereka yang datang padamu ketika kamu membutuhkan mereka tanpa perlu diminta.

Kamis, 23 Mei 2013

SAHABAT ..

Kata Kata Untuk Sahabat


Dalam hidup, akan selalu ada orang yg tak menyukaimu, namun itu bukan urusanmu. Lakukan apa yg kamu anggap benar dan ENJOY

Hargai orang lain, siapapun itu, dan jangan pernah menaruh dendam kepada siapapun. Isi setiap harimu dengan kebaikan.

sahabat bukan orang yang berada pada saat kita senang, terapi merupakan orang yang berada disaat kita susah

Kata Mutiara Bijak Untuk Sahabat

Engkau yang muda dan yang masih banyak yang harus kau capai, katakanlah … Hari ini aku akan lebih bertindak, dan menghadapi apa pun yang terjadi karena tindakanku. Lebih baik aku gagal saat mencoba, daripada harus menjelaskan mengapa aku mengerdil dalam rasa takut. Bagi orang yang sedang membangun sukses dengan jujur, gagal itu biasa dan tidak akan menjatuhkannya. Bagi orang yang takut gaga l, success is impossible!
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian

Kata Kata Rindu Sahabat

Sahabat andai kau masih ada dalam penglihatanku dan masih ada dalam hari-hari indah ini, aku akan memelukmu dan berkata “jangan pernah tinggalkan aku” tapi itu hanya impianku yang tak akan pernah terwujud lagi. Mungkin itu semua akan terwujud disaat aku tertidur dan bermimpi tentang dirimu

FIAN BnG 
@fian_97alfian
BnG_FT


KATA

Selasa, 21 Mei 2013

Bersamamu Aku Tegar

Ku sadar..disini arti ketulusan yang sesungguhnya
Yang tak kudapati...di tempat lain!
Ku mengerti..makna kebersamaan yang sebenarnya
Hanya denganmu..bukan yang lain!

Disini juga, tak pernah ada kebohongan, seperti tempat lain
Semua berjalan jujur, tanpa pura-pura
Ini bukan basa-basi...seperti kata politisi
Sahabatku.....arti kejujuran yang nyata

Tawa dan canda terdengar lepas di semua bahagiaku
Tangis pun mengalir pilu di setiap dukaku
Kurasakan beban itu, bukan apa-apa
Selagi bisa kita berbagi dalam suka dan sedih

Sahabatku, Tuhan telah mengirim malaikat
Yang bersemayam di jiwamu
Kini kutau mengapa? Tuhan memilihmu
Hadir diantara tawa dan tangisku

Engkau adalah pilihan dari kehendak-Nya
Sahabatku, waktu terus berjalan..itu artinya
Harus melangkah terus kedepan
Jalan ini sangat panjang, takkan kuat sendirian

Beratnya hidup, harus diperjuangkan
Sahabatku, bersamamu aku hidup
Bersamamu aku tegar
Tak goyah, meski di hadang badai

Sahabat..! yakinlah
Bersama, kita akan tegak berdiri
Jangan pikul sendiri semua beban
Biarlah segala menjadi milik kita




KUMPULAN PUISIN SAHABAT

Kumpulan Puisi sahabat

Sahabat Sejati

kian lama hidup yang ku jalani
selalu bersama mu sahabat ku
susah sedih senang yang ku rasakan
bersama mu sahabat ku

sahabat
begitu banyak kenangan yang kita lalui
ke bahagian yang selalu kita rasa bersama
namun musnah dengan sekejap
telah di renggut oleh maut yang tak terduga

sahabat
kini kau telah pergi meninggalkan ku
meninggalkan semua kenangan kita
menyimpulkan sebuah air mata
yang terjatuh di pipi ku

sahabat
meski kini kita tak bersama
meski kita telah berbeda kehidupan
namun kita tetap satu dalam hati dan cinta
karena kau sahabat sejati ku

selamat tinggal sahabat ku
selamat jalan sahabat sejati ku
cinta kasih mu kan selalu satu di hati ku
selamanya ………


Cerpen

Arti persahabatan

Amanda, Amanda, tunggu aku sebentar”.
Sekolah baru saja usai, Amanda sedang berjalan pulang ketika mendengar suara seseorang memanggilnya. Dia menoleh ke belakang. Terlihat Nisa berlari mengejarnya dengan tergopoh-gopoh.
“Ada apa Nisa?”, tanya Amanda keheranan.

“Begini, aku mau mengembalikan ini”, kata Nisa sambil mengangsurkan sebuah tas plastik kepada Amanda.
Amanda, melihat isi tas plastik tersebut, lalu bertanya, “Lho, kenapa dikembalikan, kamu tidak suka sepatu ini ya?”
“Tidak, ee..., maksudku, aku suka sepatu itu.”

“Lantas mengapa sepatu ini kamu kembalikan kepadaku, apakah kamu tidak memerlukannya?”, tanya Amanda menyelidik.
“Sebenarnya aku sangat memerlukan sepatu itu, tapi....”, suara Nisa terhenti, dia ragu-ragu untuk meneruskannya.
“Tapi apa Nisa?”, tanya Amanda lagi.

Nisa teringat dengan kejadian kemarin. Ketika itu, dia baru saja pulang dari sekolah. Saat masuk rumah, segera ditemuinya Ibunya yang sedang memasak di dapur.

“Bu…Bu… lihat”, katanya sambil berjingkat-jingkat penuh kegirangan.
Ibunya menengok sebentar ke arah Nisa, kemudian kembali sibuk mengaduk-aduk masakannya di panci, “Lihat apanya?”
“Lihat ini dong Bu, bagus sekali kan”, kata Nisa sambil mengangkat kaki kirinya, menunjukkan sepatu baru yang sedang dipakainya.

Ibunya menengok sekali lagi sambil berkata, “Iya, bagus sekali sepatu yang kau pakai. Omong-omong, sepatu itu pinjam dari siapa?”

“Ah Ibu, ini sepatu milikku”, kata Nisa dengan nada gembira.
“O begitu. Lho, jadi kamu sudah membuka tabunganmu ya. Memangnya sudah terkumpul banyak uang tabunganmu?”, tanya ibunya.
“Tidak, uang tabunganku masih utuh di dalam celengan. Sepatu ini aku dapat dari Amanda. Dia yang memberikannya untukku”
“Ah masak sih, kok bisa begitu?”, tanya ibunya tidak percaya. “Ingat, kamu jangan suka meminta-minta lho pada teman-temanmu”, lanjutnya.

“Tentu tidak dong Bu”, sergah Nisa, “ceritanya begini: kebetulan Amanda membeli sepatu baru minggu lalu, tapi ternyata sepatu itu kebesaran sedikit. Karena itu Amanda menawarkannya kepadaku. Lantas aku coba, kok pas sekali untukku. Lalu Amanda memberikannya untukku”.

“Wah beruntung sekali kamu Nisa. Apakah ayah dan ibu Amanda mengetahuinya?”, tanya ibu Nisa.
“Tentu saja Bu. Mana berani Amanda memberikannya tanpa sepengetahuan orang tuanya. Mereka baik sekali ya Bu”, kata Nisa.
“Iya. Tapi aku yakin Bapakmu tidak akan suka”, kata ibu Nisa sambil tetap memasak.
“Tidak mungkin dong Bu”, kata Amanda yakin, “Bapak pasti juga akan gembira”.
“Tunggu saja kalau Bapak pulang nanti”, wanti-wanti ibunya.

Benar. Ketika ayahnya pulang ke rumah setelah seharian mengemudi becak, Nisa langsung menyambutnya dengan memamerkan sepatu barunya. Tapi jawaban ayahnya seperti perkiraan ibunya tadi.

“Apa? Kau diberi sesuatu lagi oleh temanmu. Cepat kembalikan. Kita sudah menerima pemberian terlalu banyak dari mereka Nisa. Dulu tas dan peralatan tulis-menulis. Bulan lalu seragammu juga diberi oleh ayah Amanda serta uang sekolahmu dilunasinya ketika Bapak tidak punya uang. Sudah tidak terhitung lagi pemberian mereka kepada kita”
“Tapi Pak, Amanda memberikannya dengan ikhlas kepadaku”, kata Nisa membela diri.

“Betul. Bapak tidak menyangkal ketulusan hati mereka. Tapi ini sudah terlalu banyak. Mereka selalu membantu kita, tapi apa yang bisa kita berikan kepada mereka? Tidak ada”, kata ayah Nisa dengan sedih.

“Mereka tidak mengharapkan balasan dari kita Pak”, kata Nisa mencoba meyakinkan ayahnya.
“Tidak. Pokoknya sepatu tersebut harus dikembalikan segera”, jawab ayah Nisa dengan tegas. “Dan jangan menerima lagi pemberian mereka. Keluarga Pak Ahmad memang baik sekali, tetapi kita tidak bisa terus-menerus menerima bantuan dari mereka tanpa kita bisa membalasnya. Apa yang bisa kita berikan kepada mereka, mereka itu kaya sekali dan tidak memerlukan sesuatu dari kita yang miskin ini”.

“Tapi Pak…”, Nisa mencoba menawar.
“Tidak ada tetapi, ini sudah menjadi keputusan Bapak. Sepatu itu sudah harus dikembalikan besok”.
“Ya Pak’, kata Nisa menyerah.

Amanda memandang wajah Nisa yang sedih ketika menceritakan alasannya mengembalikan sepatu pemberiannya tersebut.
“Ya sudah, nggak usah sedih. Bagaimana kalau sepatu ini tetap kamu simpan saja, tidak usah bilang ayahmu”, kata Amanda menghibur.

“Tidak bisa. Aku sudah janji pada Bapak untuk mengembalikan sepatu ini”, kata Nisa.
“OK. Aku simpankan dulu ya sepatu ini, nanti jika ayahmu sudah tidak marah lagi, kamu boleh mengambilnya lagi”
“Baiklah Amanda, kamu baik sekali. Kamu memang sahabatku yang sejati”, kata Nisa sambil memeluk sahabat karibnya itu.

Keesokan harinya, Amanda tidak masuk sekolah. Nisa mencari-cari ke manapun di sekolah tapi Nisa tetap tidak tampak juga. Pada jam pelajaran ketiga Pak Guru memberi pengumuman kepada murid-murid sekelas Nisa:
“Anak-anak, ada kabar buruk. Pak Ahmad, ayah Amanda mengalami kecelakaan mobil pagi tadi. Beliau terluka parah dan sekarang berada di rumah sakit memerlukan darah yang cukup banyak. Bapak akan segera meminta guru-guru untuk mendonorkan darah bagi Pak Ahmad. Kalian dibolehkan pulang lebih awal.”

Anak-anak segera berebut keluar kelas untuk pulang. Nisa juga segera keluar ruangan dan berlari menuju ke tempat ayahnya biasa mangkal. Terlihat ayahnya masih duduk di atas becaknya menunggu calon penumpang. Nisa bergegas menemuinya dan menceritakan pengumuman Pak Guru tadi.

Mereka berdua segera menuju ke rumah sakit dan menuju ke ruang gawat darurat di mana ayah Amanda dirawat. Setelah ayah Nisa menjelaskan maksud kedatangannya, seorang kerabat Pak Ahmad menunjukkan jalan ke ruang PMI untuk donor darah. Setelah darahnya diambil, terlihat para guru sekolah Amanda berdatangan dan sebagian mendonorkan darahnya. Berkat sumbangan darah dari ayah Nisa dan para guru, kondisi Pak Ahmad segera membaik.

“Terima kasih banyak, Pak Arif”, kata Pak Ahmad pada saat menengok Pak Ahmad di rumah sakit. “Berkat bantuan Pak Arif, saya bisa pulih kembali seperti sediakala”.

“Ah tidak Pak, itu memang sudah kewajiban saya untuk membantu sesama. Apalagi kan selama ini keluarga Pak Ahmad sudah sangat sering membantu kami, tanpa kami mampu membalasnya”, kata ayah Nisa.

“Pak Arif tidak perlu memikirkan untuk membalasnya. Kami melakukan semuanya selama ini dengan ikhlas. Nisa kan teman Amanda yang paling akrab dan sering membantu Amanda dalam belajar dan mengerjakan tugas-tugasnya. Saya kira itu sudah cukup. Karena itu terima kasih Pak Arif telah menyelamatkan nyawa saya”, kata ayah Amanda sambil tersenyum.

“Sama-sama Pak, kami juga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang tak terhitungkan selama ini”, kata Pak Arif.
Nisa dan Amanda saling berpandangan dengan gembira mendengar percakapan kedua orang tua mereka.

“Kalau begitu, boleh kan saya memberikan sepatu saya kepada Nisa”, tanya Amanda.
“Tentu saja, tentu saja Amanda. Begitu kan Pak Arif. Ini sebagai ungkapan terima kasih kami”, kata ayah Amanda cepat-cepat.
“Baiklah”, jawab ayah Nisa tidak mampu menolaknya.

“Horeeeeeeeeee”, teriak Amanda dan Nisa bersama-sama sambil melompat-lompat gembira.
“Ha….ha….ha….”, ayah ibu Amanda dan Nisa tertawa berderai melihat kelakuan kedua anak itu.

Nah sekian dulu postingan cerpen persahabatan kali ini,... semoga bermanfaat !!